Souvenir sering dianggap sebagai detail kecil dalam sebuah event. Padahal, souvenir justru menjadi salah satu elemen yang paling lama diingat oleh peserta. Sayangnya, masih banyak penyelenggara acara yang melakukan kesalahan saat memilih souvenir—yang akhirnya membuat barang tersebut tidak dipakai, kurang berkesan, atau bahkan merugikan brand image.
Agar hal itu tidak terjadi, berikut 3 kesalahan umum saat memilih souvenir dan cara menghindarinya.

Ilustrasi perempuan memegang clipboard/Sumber: Freepik
1. Terlalu Fokus pada Harga, Bukan Fungsi
❌ Kesalahannya:
Banyak orang memilih souvenir berdasarkan harga termurah tanpa mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar berguna bagi penerima.
Akibatnya:
- Souvenir tidak dipakai
- Kualitas kurang baik
- Brand terlihat kurang profesional
✅ Cara Menghindarinya:
Alih-alih mencari yang paling murah, fokuslah pada nilai guna jangka panjang. Tanyakan pada diri sendiri:
- Apakah souvenir ini akan dipakai dalam aktivitas sehari-hari?
- Apakah kualitasnya cukup baik untuk merepresentasikan brand?
Souvenir yang sedikit lebih mahal tapi digunakan terus-menerus jauh lebih efektif daripada yang murah tapi langsung disimpan.
2. Tidak Menyesuaikan dengan Profil Peserta
❌ Kesalahannya:
Memilih souvenir tanpa mempertimbangkan siapa yang akan menerimanya. Event corporate tentu berbeda dengan event komunitas atau mahasiswa.
Akibatnya:
- Souvenir terasa tidak relevan
- Kurang dihargai oleh peserta
- Tidak mencerminkan konsep acara
✅ Cara Menghindarinya:
Kenali dulu audiensmu:
- Apakah mereka profesional / karyawan / klien?
- Apakah acara bersifat formal atau santai?
- Apa kebutuhan umum mereka?
Souvenir yang relevan dengan keseharian peserta akan jauh lebih dihargai dan digunakan.
3. Mengabaikan Kualitas dan Lead Time Produksi
❌ Kesalahannya:
Memesan souvenir terlalu mepet atau tidak mengecek kualitas produk sebelumnya.
Risikonya:
- Barang datang terlambat
- Hasil tidak sesuai ekspektasi
- Revisi tidak memungkinkan karena waktu habis
✅ Cara Menghindarinya:
- Tentukan souvenir minimal H-30 sebelum event
- Minta mockup atau contoh produk
- Pastikan vendor memberikan timeline produksi yang jelas
Perencanaan yang matang akan menghindarkan kamu dari drama last minute.
Pilih Souvenir yang Tepat, Bukan Sekadar Ada
Souvenir bukan sekadar pelengkap acara. Ia membawa nama brand, mencerminkan profesionalisme, dan memperpanjang pengalaman event setelah acara selesai.
Salah satu jenis souvenir yang sering dipilih untuk berbagai event—terutama corporate—adalah tumbler. Selain fungsional dan ramah lingkungan, tumbler memiliki durasi penggunaan yang panjang sehingga brand tetap terlihat dalam aktivitas sehari-hari.

Jika kamu sedang mencari opsi souvenir yang aman, relevan, dan profesional, Tumbler Yuk bisa menjadi salah satu solusi untuk kebutuhan eventmu.
Dengan menghindari tiga kesalahan di atas, kamu bisa memastikan souvenir yang dipilih benar-benar memberi nilai tambah.
Semoga acaramu lancar, ya, dan souvenir yang kamu pilih bisa meninggalkan kesan positif bagi para peserta.
